Salim berbagi…. tempat belajar dan berinteraksi….


Ibu, Jagalah Lisanmu
June 14, 2010, 12:15 AM
Filed under: CERITA

Pada zaman orang tua kita, anak-anak takut pada orang tuanya. Mereka takut orang tua mereka marah. Oleh karenanya, mereka berusaha bersikap baik dan menurut pada orang tua. Dalam pemahaman yang mereka dapat dari tempat mereka mengaji, kemarahan orang tua adalah kemarahan Allah SWT.

Rasulullah bersabda, “Ridha Allah tergantung ridha kedua orang tua dan murka Allah juga tergantung kepada murka orang tua.” (Al-hadits).

Oleh karena itu, jagalah lisan kita, ibu. Karena kita tak ingin anak keturunan kita dimurkai Allah SWT.  Jika Allah SWT memurkai  mereka, maka tertutuplah pintu surga untuk mereka.

Ketika anak masih kecil, begitu banyak ulah yang membuat Ibu pusing kepala. Mulai dari memecahkan piring hingga bertengkar dengan kakak atau adiknya. Ketika besarpun tak ada bedanya. Sesekali bertengkar dengan kakak atau adiknya. Bahkan, selisih paham dengan kita, orang tuanya.

Apa yang terjadi jika itu kita alami. Dada kita penuh dengan amarah yang siap menghambur keluar. Rasanya kita ingin melabrak siapa saja yang menghalangi kita.

Kita ingin anak-anak kita sukses, tetapi kalau ibunya tidak mempunyai kesabaran, apalah jadinya. Ketika anak sedang berekplorasi  dengan barang-barang di rumah, sebuah piring terjatuh dan pecah. Apa yang ibu lakukan? Menjerit dan mengatakan,”anak nakal..” atau,”lain kali hati-hati ya, nak. Ini bisa membuat kaki atau tanganmu luka.

Reaksi pertama, tentu membuat anak menjadi terkejut dan jiwanya merasa tertekan karena merasa bersalah. Tambahannya lagi,  terucap kata-kata “anak nakal”. Jadi jangan salahkan siapa-siapa jika anak ibu nakal.

Reaksi yang kedua, membuat anak mengerti  jika bermain dengan sebuah piring itu berbahaya dan harus hati-hati. Anak mendapat sebuah pengetahuan dan merasa nyaman berada disamping ibunya.

Ibu, mari kita belajar dari ibu-ibu terdahulu. Mereka sangat menjaga lisannya agar tidak mengucapkan hal-hal  buruk bagi anaknya. Mereka lebih menahan marah hingga menangis daripada menumpahkan amarah yang berujung pada sumpah serapah dan mengucapkan kalimat yang buruk kepada anak.

Mereka menjaga lisannya karena takut pada Allah SWT. Mereka takut ucapannya sekarang berubah jadi makian yang akan membuat buruk masa depan anaknya.

Jika sekali saja ibu mengucapkan perkataan buruk pada anaknya, segera memohon ampun pada Allah SWT dan meminta maaf pada anaknya. Meminta maaf pada anak bukanlah hal yang membuat martabat ibu menjadi  jatuh. Hal itu malah membuat hati anak semakin lembut hingga mau mengubah perilakunya yang buruk.

Ibu, berhati-hatilah dengan lisan kita. Lisan seorang ibu adalah doa untuk anak-anaknya. Dan doa itu tidak tertabirkan dari pengabulan Allah SWT.



Computer – 10 ways to work more securely
June 11, 2010, 12:31 AM
Filed under: FUN WITH ENGLISH, Uncategorized

10 ways to work more securely

The security of your computer and data is crucial for you and the success of your company. Lost or stolen information can reveal company secrets, or expose your confidential or personal information. The more you do to keep your computer secure, the safer your information will be. Use these 10 tips to learn ways you can help protect your computer, your data, and your company’s network.

More….10 ways to work more securely



Status PO Approval: Pre-Approved
June 9, 2010, 12:31 AM
Filed under: ORACLE

Oracle EBS Purchasing

Menu: Purchase Order, Approval History Status

Jika approval pada PO error, deferred dan status nya Pre-Approved biasanya dikarenakan revisi PO tersebut tidak pada revisi sebenarnya.

Contoh kasus: PO A revisi 0 dengan status Approved, kemudian ada perubahan data pada PO tersebut sehingga revisinya menjadi 1. Setiap perubahan revisi PO akan meminta untuk dijalankan proses approval lagi. Jika revisi nya tidak diubah (sesuai dengan revisi saat ini) maka approval akan berjalan normal, tetapi jika revisi diubah menjadi 0 lagi katakanlah, maka approval akan error pada top position dan statusnya menjadi Pre-Approved.

 

Solusi:

– Masuk sebagai sysadmin, ke menu Status Monitor, retry untuk approval yang error.

– Jalankan script untuk reset PO (ada di blog ini artikelnya), status PO akan menjadi Requires Approval

-Buka PO nya, edit revisi nya menjadi revisi sebenarnya (bisa dilihat dari menu PO Change History)

-Lakukan approval normal

-Done.

CMIIW ya….



Piala Dunia 2010 dan Menjaga Iman
June 8, 2010, 12:01 AM
Filed under: CERITA

Sebuah artikel Jumat di kantor..

Piala Dunia 2010   dan Menjaga Iman

Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah (itu) adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. ” (Q.S. Al Maidah: 90)

Sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT, kita dituntut terus-menerus menjaga dan meningkatkan kualitas iman. Kapan, di mana, dan bagaimana pun, iman harus tetap tertancap di hati. Jangan sampai iman itu lepas di tengah kehidupan yang kian serba bebas ini.

Berkaitan dengan itu, Pesta sepak bola piala Dunia itu harus kita antisipasi secara Islami agar iman tidak tererosi. Bagaimana pengaruh even sepak bola di Afrika ini terhadap keimanan kita? Bagaimana pula cara mengantisipasinya?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ekses utama sepak bola adalah judi; dan judi jelas-jelas dilarang oleh Allah SWT seperti kutipan ayat Al Quran di atas. Setiap ada pertandingan, pasti ada yang taruhan, baik dalam skala kecil maupun besar. Mereka bertaruh tentang menang kalahnya suatu tim, masuk tidaknya sebuah tendangan penalti, ganjil genapnya jumlah gol yang terjadi dalam suatu pertandingan, dan lain-lain.

Mereka sangat asyik-masyuk dengan permainan adu nasib tersebut. Permainan untung-untungan itu sudah demikian merasuk dalam jiwanya sehingga tidak mudah mengobatinya. Mereka sudah terbuai rayuan setan bahwa judi itu nikmat. Padahal, sebenarnya itu perbuatan yang terlaknat. Mereka enjoy aja meski jantungberdebar- debar menunggu hasil suatu taruhan. Mereka tak peduli paru-paru dan napasnya tertahan-tahan menanti menang kalahnya suatu tim yang ditaruhi.

Kalau sudah bermental judi seperti itu, jangankan sepak bola, apa pun yang ada di depan mata bisa mereka judikan. Misalnya, taruhan tentang genap-ganjilnya nomor polisi sebuah kendaraan yang akan lewat. Begitu pula tebakan nomor lokomotif kereta api yang akan melintas, dan sebagainya. Pendek kata, mereka sangat kreatif mengolah sesuatu menjadi alat bantu judi.

Sebagai orang beriman, kita hendaknya ingat firman Allah SWT tentang judi. Judi itu hanya memberikan kesenangan dan kenikmatan sesaat. Dampak atau akibat buruknya jauh lebih besar daripada manfaatnya. Itu bisa kita baca dalam surat Al Baqarah ayat 219. :”Kalau mereka bertanya kepadamu dari hal Arak dan Judi, katakanlah : di dua itu ada dosa yang besar dan ada beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosanya lebih besar dari pada manfaatnya.”

Fakta dalam kehidupan membenarkan firman Allah tersebut. Tidak ada orang yang menjadi kaya raya karena judi. Sebaliknya, yang ada malah menjamurnya kaum miskin papa akibat judi. Juga tidak ada yang hidup bahagia karena judi, tapi malah sengsara.

Maka, selama PIALA DUNIA 2010 yang akan  berlangsung saat ini, mari kita jaga iman di dada selama even itu.

Jangan sekali-kali berjudi sebab itu perbuatan keji.

Jangan nodai lisan dengan hinaan dan caci maki di depan televisi pada wasit atau pemain yang curang dan kurang profesional.

Jangan tinggalkan salat subuh hanya karena asyik menonton sepak bola sampai larut malam hingga bangun kesiangan.

Jangan gadaikan kemuliaan ibadah qiyamul lail hanya demi kecintaan pada bola.

Jangan pula menukarkan nilai salat tahajud karena rasa terkejut dan terus ikut pada pertandingan yang mengerucut ke final.

Ayo kita nonton bola asalkan tetap ingat ibadah dan kewajiban kita agar kualitas iman tetap terjaga selama Piala Dunia 2010.

Selamat menonton pesta sepakbola Piala Dunia 2010 dengan tetap menjaga iman.

 


Scary but Quite True
June 7, 2010, 11:57 PM
Filed under: FUN WITH ENGLISH

smart boss + smart employee = profit
smart boss + dumb employee =production
dumb boss + smart employee = promotion
dumb boss + dumb employee = overtime



Sudahkah Anda Berzakat Bulan Ini?
June 7, 2010, 11:44 PM
Filed under: CERITA

http://www.eramuslim.com/oase-iman/arifwita-apakah-anda-sudah-berzakat-bulan-ini.htm

Selasa, 08/06/2010 06:08 WIB | email | print | share

Oleh Arifwita

Pagi itu adalah pagi yang berbahagia bagi gue dan istri. Soalnya sebentar lagi kita mau bagi-bagiin amplop bagian zakat ke orang tidak mampu. Bukannya sombong, karena isinya amplop itu juga tidak banyak. Cuma ingin berbagi pengalaman, bahwa ternyata berzakat itu asyik banget!

Selain asyik, berzakat itu membuat kita bahagia. Rasanya seperti ada yang plong dalam diri. “wah udah ngeluarin bagian orang lain..” begitu pikir kita berdua.

Selengkapnya….Sudahkah Anda Berzakat Bulan Ini



Jeruk Warna Warni
June 4, 2010, 3:44 AM
Filed under: GAMBARKU :)